oleh

Soal Larangan Mudik, Pemda Luwu Utara Tindak Lanjuti Kebijakan Pemerintah Pusat

-News-181 views

Luwu Utara, Suarabisa.com — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara akan menerapkan posko Check Point Covid-19, dimana larangan mudik Lebaran secara resmi efektif diberlakukan.

Posko cek Poin atau larangan mudik itu dilakukan Pemerintah Daerah Luwu Utara dalam rangka menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat yang melarang seluruh pihak untuk mudik Lebaran.

Posko itu resmi beroperasi pada 6 – 17 Mei 2021 mendatang, di dua wilayah perbatasan Luwu Utara, wilayah timur (Kecamatan Tanalili) dan wilayah perbatasan barat (Sabbang Selatan).

Kalaksa BPBD Muslim Muhtar, mengatakan bahwa pembentukan posko penyekatan atau check point larangan mudik Lebaran di perbatasan sangat urgen dilakukan dalam rangka memperketat wilayah Kabupaten Luwu Utara dari potensi masuknya COVID-19. Di mana saat ini seluruh wilayah kecamatan di Luwu Utara sudah masuk zona hijau COVID-19. “Kalau kita tidak lakukan ini, dikawatirkan terjadi lonjakan kasus yang signifikan. Makanya harus ada check point larangan mudik Lebaran di posko penyekatan,” terang Muslim, saat Rapat Pembentukan Posko Check Point, Jumat (30/4/2021), di Ruang Rapat Sekda.

Muslim menyebut ada dua posko penyekatan yang akan dibentuk, yaitu Posko Batas Mari-Mari Kecamatan Sabbang Selatan, dan Posko Kantor Desa Bungadidi Kecamatan Tanalili. “Insya Allah, Satgas COVID-19 segera akan membuat SOP-nya agar pelaksanaan kegiatan bisa lebih tertib dan berjalan lancar sesuai harapan kita semua,” imbuhnya. Disebutkan Muslim, selain aparat TNI dan Polri, masing-masing Perangkat Daerah wajib menyiapkan dua orang personil untuk membantu aparat TNI-Polri dalam melakukan check point di perbatasan.

(*)

Komentar

Berita Lainnya