oleh

Tak Hadiri Paripurna LKPJ, Pimpinan Daerah Dianggap Memandang “Rendah” DPRD Mamasa

-Daerah-93 views

MAMASA.SUARABISA.COM | Rapat dengar pendapat (RDP) Paripurna DPRD Mamasa, tentang LKPJ Bupati Tahun 2020, tertunda karena tidak hadirnya eksekutif, atau Bupati pada saat paripurna. Kamis (27/05/21)

Ketua DPRD Mamasa, Orsan Soleman mengatakan ketidak hadiran Bupati dan Wakil Bupati Mamasa, karena Bupati Mamasa, Ramlan Badawi. sedang berada di luar Mamasa ( Jakarta), sementara Wakil Bupati Mamasa Martinus Tiranda, Sakit

” Ia Bupati Mamasa, sedang berada di Jakarta, Pak Wakil Bupati sakit, sehingga harus di tunda, karena akan ke rumah sakit berobat” katanya, kepada suarabisa.com. (27/5)

Sementara itu anggota DPRD Mamasa, Reskianto Taulabi kia, mengatakan harusnya paripurna pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2020 yang akan digelar tersebut bisa dihadiri pimpinan Daerah, tapi realitanya  tak satupun yang hadir.

“Karena para pimpinan Daerah sedang berhalangan, sehingga kita tunda sampai hari esok”Jelasnya.

Lebih lanjut Reskianto mengungkapkan, terkait dengan tidak hadirnya Bupati dan Wakil Bupati, harusnya meskipun ada urusan urgen, satu dari tiga pimpinan Daerah harus tetap berada ditempat supaya pelayanan pemerintahan tetap maksimal, apalagi pada saat paripurna harusnya berada di Daerah, agar bisa hadir pada saat Paripurna.

” Tapi karena situasi dan kondisi katakanlah darurat sehingga kita tunda, kita juga baru tau hari ini, mereka sedang tidak ada di tempat” tutupnya.

Begitu juga yang di ungkapkan Legislator Gerindra Junaedi Darius menyatakan, Eksekutif memandang “rendah” legislatif atau DPRD, lantaran undangan untuk pembahasan LKPJ Bupati sudah di sebar secara resmi oleh  DPRD, namun tidak dihadiri satupun Eksekutif.

“Sudah tidak ada wibawa DPRD Mamasa, di mata masyarakat Kalau sudah begini “.Pungkasnya.

 

Reporter : Jupran

Editor      : Hamsul

 

Komentar

Berita Lainnya