oleh

Viral Matahari Terbit Dari Arah Utara, Ini Penjelasan BMKG

-Peristiwa-548 views

MAKASSAR, SUARABISA.com | Sebuah video berdurasi 3 menit 22 detik jadi perbincangan publik di media sosial, pasalnya, video itu mempertontonkan matahari terbit dari arah Utara.

Dalam video yang diterima wartawan suarabisa. com, matahari itu disaksikan di salah satu sekolah, tepatnya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN Binamu), Jeneponto.

Terdengar dalam suara video itu, pria yang merupakan ustad atau guru tengah menjelaskan momen fenomena alam yang baru dilihatya.

“Sekadar melaporkan dari lokasi ini ada di MAN Binamu sesuatu yang sangat aneh telah terjadi dimana matahari pada posisi di (arah) utara pagi ini Kamis tanggal 17 Juni 2021,” kata dia dalam video tersebut.

Kata dia di dalam video itu, dirinya mengabadikan momen ini bersama dengan rekan sejawatnya. Letak pengambilan video diketahui berada di dalam lingkup sekolah MAN Binamu, Jeneponto.
Alamat MAN Binamu Jeneponto ini berada di Jalan Lanto dg Pasewang, Romanga, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu

“Terjadi suatu keanehan, karena sebelumya saya belum pernah melihat dimana yang jadi kebiasaan terbit di sebelah timur. Tapi, sekarang baru menjelang jam 08.00 Wita, ternyata matahari berada pada posisi utara, tidak biasanya terjadi seperti itu,” kata dia melanjutkan penjelasannya.

Dirinya bersama rekan sejawatnya yang juga berprofesi guru menurutnya matahari yang terbit dari utara ini adalah fenomena yang aneh.

“Sekali lagi ini saya ingin menyampaikan sesuatu yang menurut saya aneh karena tidak pernah kami menyaksikan sebelumnya, bahwa matahari terbit dari yang seperti biasanya,” tukasnya sembari terus mengabadikan momen tersebut.

Penjelasan BMKG Sulsel

Terkait dengan video fenomena alam yang memperlihatkan matahari terbit dari Utara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Gofisika wilayah IV Sulawesi Selatan, angkat bicara.

Gambar Video yang Vital di Fb
Gambar Video Viral di Facebook

Melalui, Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah IV – Makassar, Hanafi Hamzah menjelaskan bahwa kejadian itu adalah hal yang wajar.

“Terkait fenomena seakan akan matahari terbit dari arah Utara itu mungkin kesalahan parallaks atau salah pandang,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (17/6/2021).

Sebagai referensi, Paralaks sering didefinisikan sebagai “pergerakan yang tampak” dari sebuah objek terhadap latar belakang yang jauh akibat pergeseran perspektif.

Dengan peristiwa ini, pihaknya mengaku, bahwa di wilayah Kota Makassar, matahari terlihat dengan normal terbit dari Timur.

Fenomen ini juga berpatokan dengan garis edar matahari pada periode Juni yang juga saat ini ada di Belahan Bumi Utara (BBU) dari garis Khatulistiwa.

Di Makassar terbit matahari normal dari arah timur dan memang harus kita tahu bahwa garis edar matahari pada periode Juni memang ada di BBU. Kalo dari garis khatulistiwa sekitar 22.5 derajat Utara khatulistiwa,” terangnya.

Sementara dalam video yang beredar itu jadi perbincangan karena belum ada penjelasan dari BMKG sebelumnya.

Meski demikian, Hanafi Hamzah menegaskan, matahari yang mengitari Bumi hanyalah satu, tak ada matahari.

“Matahari itu cuma 1 tidak mungkin di tempat lain melihat terbit dari Utara, yang ada terbit dari timur. Namun, (Fenomena ini, red) seakan akan dari Utara akibat posisi bumi terhadap matahari begitu,” tambahnya.

Saat ditanyakan soal fenomena yang aneh itu, kata dia, tak ada wilayah lain yang menyaksikan itu.

“Puncak dari titik kulminasi garis edar matahari di BBU 23 Juni. Setelah itu kembali bergeser ke selatan & sejajar equator 22 September. Sampai saat ini tidak ada wilayah lain yang menyaksikan, semuanya normal-normal saja,” jelas Hanafi.

Kendati demikian, tak ada dampak yang timbul dengan peristiwa ini, hanya saja, beberapa wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau.

“Beberapa wilayah Indonesia masuk puncak musim kemarau,” tukas Hanafi.

Pihaknya berharap, kejadian seperti itu, diminta warga agar tidak panik dan keliru. “Saya harap masyarakat tetap mencari informasi valid, dan tidak perlu khawatir dan panik,” pungkasnya.

(**)

Komentar

Berita Lainnya